Follow
SIGN UP TO OUR NEWSLETTER

Get notifications from this website

Microsoft Akuisisi Activision Blizzard Senilai Rp 987 Triliun

Kabar mengejutkan datang dari salah satu perusahaan teknologi ternama, Microsoft. Mereka dikabarkan telah mengakuisisi Activision Blizzard yang merupakan publisher sejumlah game esports dari Call of Duty, World of Warcraft, Overwatch, Diablo, dan StarCraft.

Microsoft sendiri telah membeli Activision Blizzard senilai USD 68,7 miliar. Setara dengan Rp 987 triliun. “Microsoft akan mengakuisisi Activision Blizzard seharga 95 dollar per saham. Total semua saham yang diakuisisi oleh kami senilai USD 68,7 miliar. Itu juga termasuk kas bersih dari Activision Blizzard,” tegas Microsoft saat konfrensi pers.

Dengan ekspansi Microsoft ini, mereka akan menjadi perusahan terbesar ketiga di dunia dalam hal pendapatan. Tepat satu strip dibawah publisher PUBG, yaitu Tencent yang menduduki posisi kedua. Posisi pertama sendiri dipegang oleh Sony yang merupakan raksasa teknologi dari Jepang.

Phil Spencer, Chief Executive Officer (CEO) Microsoft Gaming, mengatakan bahwa Activision Blizzard merupakan produsen game yang dimana game-nya selalu digemari. “Semua pemain pastinya menyukai game milik Activision Blizzard,” tukas Phil Spencer. “Bersama-sama kita akan membangun masa depan, dimana orang dapat memainkan game yang diinginkan dimanapun mereka berada,” tambah Phil.

Sebelumnya, CEO Activision Blizzar, Bobby Kotick telah terkena kasus karena laporan pelecehan seksual dan laporan pelanggaran beberapa waktu kebelakang. Masalah tersebut berhasil ia sembunyikan, namun akhirnya terkuak juga.

Meskipun begitu, Bobby Kotick tetap akan memegang posisinya sebagai CEO Activision Blizzard. Namun. Ia akan melaporkan bisnis Activision Blizzard ke Phil Spencer. “Dia dan timnya akan tetap fokus untuk mendorong upaya memperkuat budaya perusahan dan mempercepat pertumbuhan bisnis,” ucap Microsoft.

Di sisi lain, kabarnya saham Sony Group ambles 9 persen setelah Microsoft mengumumkan membeli Activision Blizzard dengan rekor nilai kesepakatan yang mencapai USD 68,7 miliar.

Sebelumnya, Sony PlayStation menjadi pemimpin yang kuat dalam pembuatan video game dan berada diatas Microsoft Xbox. Namun, dengan pembelian pembuat video game Call of Duty ini memperlihatkan Microsoft yang secara agresif memperluas layanan pada game-game berlangganan

Total
0
Shares
Previous Article

Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

Next Article

Untuk Pertama Kalinya, Angka Kemiskinan di Jakarta Menurun

Related Posts
Total
0
Share