Follow
SIGN UP TO OUR NEWSLETTER

Get notifications from this website

Cara Bahagia di Tengah Pandemi, Psikolog: Jangan Terlalu Perfeksionis

Ilustrasi wanita. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Kita harus tetap bahagia meski pandemi COVID-19 masih belum berakhir juga. Seseorang harus mengupayakan agar dirinya bahagia, hanya kita sendiri yang tahu definisi bahagia tersebut.

Psikolog Klinis & CEO Personal Growth Ratih Ibrahim mengatakan, semua orang biasa bahagia di tengah pandemi. Bagaimana caranya?

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menanamkan sikap realistis. Ratih menyarankan untuk mengurango ekspektasi dan tidak terlalu perfeksionis.

Dengan begitu, bila ada yang tidak berjalan sempurna, kamu tidak terlalu kecewa dan bisa menjalani hidup secara ikhlas.

Kemudian, buatlah rutinitas hidup yang baik dan menyokong kesehatan kamu. Biasakan bangun pagi pada jam yang teratur. Selain itu, penting tidur cukup selama 6-7 jam setiap malam, kecuali untuk yang bekerja di malam hari.

Selanjutnya, usahakan olahraga meski berada di rumah saja. Susun rutinitas-rutinitas yang akan dilakukan, kapan harus olahraga, makan dan bekerja.

Mengonsumsi makanan yang enak juga penting karena bisa membuat mood jadi stabil. Perlu diketahui bahwa kekurangan nutrisi juga dapat mempengaruhi suasana hati dan merusak kebahagiaan.

Untuk menambah kebahagiaan, lakukan kebiasaan seru seperti nonton film bersama teman atau keluarga. Kamu juga bisa mencoba resep-resep baru untuk mengisi kegiatam.

Namun, agar bisa bahagia di tengah pandemi yang terpenting adalah jangan lupa untuk selalu bersyukur.

Total
0
Shares
Previous Article

Legenda Balap Motor Tjetjep Heriyana Dapat Tiket MotoGP Mandalika dari Ridwan Kamil

Next Article

Ten Hag Siapkan Pengganti Cristiano Ronaldo Jika Latih Manchester United

Related Posts
Total
0
Share