Jadi Orang Paling Sugih, Elon Musk Ejek Jeff Bezos di Twitter

 


CEO Tesla, Elon Musk, kembali mencuri perhatian di media sosial Twitter. Orang paling sugih di dunia tersebut mengejek founder dan mantan bos Amazon, Jeff Bezos, dengan sebuah emoji medali perak.

Ejekan ini bermula ketika Jeff Bezos tweet konten motivasi di Twitter, Senin (11/10). Dalam kicauan tersebut, Bezos memberi wejangan kesuksesan karier bahwa orang perlu mendengarkan masukkan orang lain tanpa perlu mengikuti apa kata orang.

"Dengarkan dan terbuka, tetapi jangan biarkan siapa pun memberi tahu Anda siapa Anda. Ini hanyalah salah satu dari banyak cerita yang memberi tahu kami semua cara kami akan gagal," kata mantan CEO Amazon itu dalam sebuah posting motivasi karier ala LinkedIn.

Twit Bezos dilengkapi dengan sebuah kliping pemberitaan media Barron's keluaran tahun 1999 yang meragukan model bisnis Amazon akan sukses di masa depan.

"Saat ini, Amazon adalah salah satu perusahaan paling sukses di dunia dan telah merevolusi dua industri yang sama sekali berbeda."

Cuitan motivasi tersebut ditanggapi dengan sebuah emoji medali perak oleh Elon Musk. Tidak ada elaborasi lanjut yang diberikan Musk soal emoji tersebut.

Namun, justru emoji tanpa kontes tersebut berhasil bikin Twitter jadi gempar.

Elon Musk sendiri merupakan orang terkaya di dunia, menurut Bloomberg dan Forbes. Ia berhasil menggeser Jeff Bezos dari puncak pertama orang paling sugih sejagat pada akhir September 2021.

Pekan lalu, kekayaan bersih Musk dilaporkan melonjak sekitar 11 miliar dolar AS. Peningkatan tersebut didorong oleh naiknya valuasi perusahaan antariksa milik Musk, SpaceX, yang kini bernilai lebih dari 100 miliar dolar AS.

Musk kini punya kekayaan sekitar 223 miliar dolar AS. Sementara kekayaan bersih Bezos adalah sekitar 191 miliar dolar AS, menurut Bloomberg.

Selama beberapa tahun terakhir, Musk dan Bezos saling bertukar gelar orang terkaya di dunia. Mereka juga telah lama menjadi rival bisnis.

Awal tahun ini, misalnya, perusahaan luar angkasa Bezos, Blue Origin, menyebut keputusan NASA untuk memberikan kontrak pendaratan ke bulan senilai 2,9 miliar dolar AS kepada SpaceX adalah hal yang "tidak adil." Blue Origin membawa masalah ini ke pengadilan federal AS pada Agustus 2021 lalu.

Tak hanya Blue Origin, anak perusahaan Amazon, Kuiper, mengajukan surat protes kepada Komisi Komunikasi Federal AS atas rencana SpaceX untuk memperluas jaringan satelit Starlink. Sebagai tanggapan, Musk mengejek Bezos sengaja pensiun dari posisi CEO Amazon "untuk mengejar pekerjaan penuh waktu menuntut hukum terhadap SpaceX."

Posting Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Lebih baru Lebih lama