World Mental Health Day, Ini Cara Mengetahui Kesehataan Mental Anda

 


Masalah mental sampai saat ini, sering kali disamakan dengan ganguan kejiwaan atau gila. Atau, sebagai kelainan mental seperti psikopat dan sosiopat. Padahal, masalah mental lebih luas dari pengertian-pengertian tersebut. Betapa pentingnya masalah mental ini, sampai ada peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia yang ditetapkan setiap tanggal 10 Oktober.

Kesehatan mental secara umum bisa dipahami sebagai kondisi mental yang sedang rapuh atau mendapatkan tekanan. Bisa juga terjadi karena adanya salah satu emosi yang terlalu mendominasi diri. Sialnya, akibat pemahaman yang masih belum merata, masalah mental sering diabaikan. Lalu bagaimana cara mengecek kesehatan mental dengan benar?

 

Menyendiri

Seperti dilansir dari USA TODAY, Senin (11/10/2021) Wright dan Lynn Bufka, direktur senior untuk transformasi praktik dan kualitas di American Psychological Association, menjelaskan tentang cara melakukan pemeriksaan kesehatan mental, yakni salah satunya dengan menyendiri atau menemukan tempat tenang. Hal ini karena, mungkin sulit untuk mendengarkan apa yang dikatakan otak kita ketika kita sedang bekerja, merawat orang lain, atau terganggu.

Wright mengatakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mental, Anda perlu ketenangan. “Kami sangat terbiasa dengan multi-tasking sehingga kami tidak benar-benar memberi ruang untuk duduk dan merenung, katanya. Menjadwalkan waktu untuk diri sendiri akan menjadi komponen penting.”

 

Mulailah dengan pertanyaan sederhana

“Apakah Anda mampu memenuhi peran Anda sebagai ibu, guru, pasangan, anak perempuan?” kata Bufka. Pertannyaan sederhana tersebut menjadi salah satu indikator terbesar apakah orang tersebut benar-benar mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Jika Anda benar-benar berjuang di domain yang sebelumnya tidak Anda hadapi, itu pertanda ada sesuatu yang keluar jalur.

 

Lihatlah perasaan dan perilaku Anda

Para ahli mengatakan penting untuk mencari perubahan dalam suasana hati Anda. Pertanyaan yang dapat Anda tanyakan pada diri sendiri yakni:

Bagaimana perilaku saya dapat berubah?

Bagaimana perasaan saya dapat berubah?

Apakah saya masih menemukan kebahagian dalam hal-hal yang pernah membawa saya kepada kebahagiaan?

Apakah saya mudah tersinggung atau membentak orang?

Apakah saya benar-benar down lebih dari biasanya?

Apakah saya menemukan bahwa saya membuat masalah lebih dari biasanya?

Apakah saya menghindari orang?

 

Pertimbangkan juga durasi gejala Anda. Setiap orang memiliki hari yang buruk. Tetapi para ahli mengatakan dari sudut pandang diagnostik, jika Anda merasa sedih selama lebih dari dua minggu, itu perlu dikhawatirkan dan mungkin sudah waktunya untuk mencari bantuan dokter atau psikolog.

Posting Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Lebih baru Lebih lama