Sertifikat Vaksin Belum Muncul di PeduliLindungi, Coba Lakukan Langkah Ini

 

Sertifikat vaksin COVID-19, kini mulai digunakan sebagai syarat untuk mengakses fasilitas publik di masa pandemi, baik untuk melakukan perjalanan jauh atau ke pusat perbelanjaan. Sertifikat tersebut diberikan bagi peserta yang sudah mendapatkan suntikan dosis pertama maupun sudah lengkap.

Lalu, bagaimana bila sudah melakukan vaksinasi, tapi sertifikat vaksin belum muncul?

Kementerian Kesehatan melalui akun Instagram resmi @kemenkes_ri menyampaikan, apabila belum mendapatkan sertifikat vaksin COVID-19 tapi sudah melakukan vaksinasi bisa mengajukan keluhan melalui alamat e-mail sertifikat@pedulilindungi.id, dengan format sebagai berikut:

1. Ketik nama lengkap.

2. Masukkan NIK KTP yang masih berlaku.

3. Masukkan tempat tanggal lahir.

4. Masukkan nomor HP yang masih aktif.

5. Tuliskan kendala/keluhan.

6. Melampirkan foto KTP, selfie juga foto kartu vaksinasi yang sudah diterima.

 

Namun, sebelum melaporkan soal sertifikat vaksin yang belum keluar, perlu dipahami secara umum sertifikat vaksin muncul 7-10 hari setelah masyarakat menerima dosis vaksin COVID-19. Belum keluarnya sertifikat vaksin bisa juga disebabkan lantaran belum memiliki akun di aplikasi PeduliLindungi.


Berikut langkah-langkah yang harus kamu lakukan mengutip situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Indonesia Baik:

1. Kunjungi https://pedulilindungi.id/ melalui handphone ataupun komputer.

2. Di pojok kanan atas, klik login/register.

3. Kemudian, pilih 'buat akun PeduliLindungi'.

4. Isi identitas diri seperti nama lengkap dan nomor HP yang aktif saat mendaftar vaksinasi COVID-19. Masukkan 6 digit kode OTP yang dikirimkan ke nomor HP.

5. Akun PeduliLindungi berhasil dibuat. Kamu sudah bisa login dan mengecek sertifikat vaksin COVID-19.

Posting Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Lebih baru Lebih lama