Heboh Gaji Rp250 Juta, Pekerjaan Apa yang Digaji Segitu?

 


Beberapa waktu lalu, media sosial sempat ramai memperbincangkan soal gaji Rp250 juta. Hal tersebut bermula dari adanya cuitan soal gaji calon pasangan yang minimal harus mencapai Rp250 juta per bulan.

Mengutip Tempo.co, hal ini diawali dari cuitan selebtwit Jenny Jusuf yang mengunggah survei iseng pada netizen soal gaji minimal calon pasangan.

"Bebs. Kalian punya kriteria penghasilan minimal calon pasangan gak? Misalnya, harus di atas Rp10 juta, harus lebih tinggi dari kalian, dll. Alasannya? #surveiiseng," begitu cuitan akun @JennyJusuf, Minggu (14/2/2021) lalu.

Cuitan tersebut mendapat respon beragam. Salah satunya adalah seorang selebtwit Andrea Gunawan.

Lewat akunnya @catwomanizer, ia berkomentar bahwa kriteria pasangan baginya adalah memiliki gaji minimal Rp250 juta per bulan dan juga punya dana pensiun.

 

Pekerjaan gaji Rp250 juta

Cuitan gaji Rp250 juta itu kemudian menuai respon beragam dan jadi ramai diperbincangkan netizen. Banyak yang penasaran pekerjaan atau profesi apa yang bisa menghasilkan gaji dengan nominal sebesar itu.

Mengutip Detik.com, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa beberapa pekerjaan memang ada yang bisa menghasilkan hingga Rp250 juta per bulan.

"Pekerjaan yang punya gaji sebesar itu ada beberapa kategori: konten kreator/influencer digital, pengacara, digital marketing/developer/profesi berkaitan IT ekonomi digital, manajer di perusahaan properti raksasa, CEO perusahaan startup yang statusnya unicorn/decacorn," kata Bhima seperti dikutip dari Detik.com, Selasa (24/8/2021).

 



Berikut rincian pekerjaan yang biasanya bergaji Rp250 juta:

  1. Pengacara
  2. Pekerja di sektor IT
  3. Ahli artificial intelegence
  4. Data scientist
  5. Developer program
  6. Digital marketing
  7. Bisnis properti skala besar

 

Selain itu, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho juga menyebut beberapa profesi lain yang mungkin mendapat gaji Rp250 juta per bulan.

Misalnya adalah bisnis di sektor energi atau pertambangan, bisnis properti, bisnis multi-level marketing (MLM), hingga bisnis agen asuransi.

Namun tetap saja gaji sebesar itu kemungkinan besar terealisasikan jika seseorang sudah menempati posisi yang tinggi yakni CEO atau direksi.

 

Sulit didapat

Lebih lanjut, Andy juga menjelaskan kalau penghasilan Rp250 juta per bulan memang bukan sesuatu yang mudah didapat. Bahkan bisa dibilang mustahil bisa dicapai di usia milenial yang bekerja sebagai karyawan biasa.

Pasalnya, seseorang sudah harus menduduki posisi sebagai direksi atau senior manajer untuk bisa mendapat gaji sebesar itu.

"Kalau bekerja sebagai karyawan di usia milenial income-nya sedemikian besar pastinya rada susah karena harus nembus level direksi atau senior manajer. Yang usianya milenial belum tentu ada 1 di antara 100 orang," jelas Andy.

 

Butuh modal besar

Untuk mencapai posisi tersebut juga tentu saja diperlukan modal besar. Misalnya, untuk menjadi influencer dibutuhkan modal followers yang banyak.

Lalu jika jadi pengacara bergaji tinggi juga dibutuhkan modal pendidikan yang lama dan harganya pun tak murah.

Modal pendidikan memang sangat penting. Beberapa profesi bergaji super butuh pendidikan tinggi yang tentu saja cukup mahal serta waktu belajarnya tidak sebentar.

Hal ini juga terkait dengan privilege atau hak istimewa. Mengutip Kompas.com, Bhima menjelaskan bahwa lingkungan seseorang berpengaruh besar pada jangkauan pekerjaan dan penghasilan.

Orang yang lahir dari keluarga kaya cenderung lebih mudah melihat peluang. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya influencer yang lahir dari keluarga artis dan juga keluarga kaya.

"Kira-kira kalau anaknya orang kaya, bisa dapat privilege lebih untuk bayaran mahal dibandingkan lingkungan dari keluarga miskin. Jadi start-nya aja udah beda," pungkas Bhima.


Posting Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Lebih baru Lebih lama